• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Jumat, 02 Oktober 2020

Konsep dan Aliran Koperasi

Posted by Yusuf on 10.14

 

Makalah Konsep dan Aliran Koperasi

 



 

Nama      : YUSUF

NPM        : 17218543

Kelas        : 3EA09

Pengajar : Sudaryono

 

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat sehat agar saya dapat menyelesaikan tugas makalah “Konsep dan Aliran Koperasi” ini tepat pada waktunya. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Koperasi yang di ampuh oleh Bapak Sudaryono dan juga untuk menambah wawasan bagi para pembaca mengenai materi tersebut.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Sudaryono selaku dosen pengampuh mata kuliah Ekonomi Koperasi yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan & wawasan sesuai dengan mata kuliah yang saya tekuni.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR………………………………………………………i

DAFTAR ISI………………………………………………………………..ii

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.                Latar Belakang Masalah………………………………………….4

2.                Rumusan Masalah………………………………………………..5

3.                Tujuan Penulisan…………………………………………………5

 

BAB II

PEMBAHASAN

1.                  Pengertian Koperasi…………………………………………6

2.                  Konsep Koperasi…………………………………………….7

3.                  Aliran Koperasi………………………………………………..8

4.                  Sejarah Lahirnya Koperasi.…………………………………9

5.                  Berkembangnya Koperasi di Indonesia……………………10

 

BAB III

PENUTUP

1.                  Kesimpulan………………………………………………….11

 

DAFTAR PUSTAKA…………......…………………………………..12

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1. Latar Belakang

            Koperasi merupakan  organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi  maupun perusahaan koperasi. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dengan demikian menjadikan koperasi sebagai badan usaha yang cukup strategis bagi anggotanya dalam mencapai tujuan-tujuan ekonomis yang pada gilirannya berdampak kepada masyarakat secara luas.

            Secara umum aliran koperasi yang diianut oleh berbagai Negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan  koperasi dalam system perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah. Maka dari itu dalam tulisan ini akan menganalisis tiga aliran koperasi dan konsep koperasi serta sejarah perkembangan koperasi.

1.2. Rumusan Masalah

1.      Apa itu koperasi?

2.      Apa saja konsep koperasi dan bagaimana penerapannya?

3.      Apa saja tiga aliran koperasi dan bagaimana penerapannya?

4.      Bagaimanakah sejarah perkembangan koperasi di Indonesia?

1.3. Tujuan Penulisan

1.      Untuk mengetahui  apa itu koperasi

2.      Untuk mengetahui bagaimana konsep koperasi.

3.      Untuk mengetahui apa saja aliran dalam koperasi.

4.      Untuk mengetahui sejarah perkembangan koperasi di Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.    Pengertian Koperasi

            Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

B.     Konsep Koperasi

 

1.      Konsep Koperasi Barat

            Konsep koperasi barat menyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

            Persamaan kepentingan tersebut berasal dari perorangan atau kelompok. Kepentingan bersama suatu kelompok keluarga atau kelompok kerabat dapat diarahkan untuk membentuk atau masuk menjadi anggota koperasi.

 

2.      KONSEP KOPERASI SOSIALIS

            Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan- tujuan sistem sosialis-komunis

 

3.      KONSEP KOPERASI NEGARA  BERKEMBANG

Koperasi sudah berkembang dengan cirri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.

Perbedaan dengan Konsep Sosialis :

Konsep Sosialis : tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif

Konsep Negara Berkembang : tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi social ekonomi anggotanya

 

C.     Aliran Koperasi

Berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah, Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran, yaitu :

1.      Aliran Yardstick

            Banyak dijumpai pada Negara – Negara yang berideologi kapitalis. Menurut aliran ini, koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisirkan, dan mengoreksi berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh system kapitalisme.

2.      Aliran Sosialis

            Berbanding terbalik dengan Aliran Yardstick, di Aliran Sosialis ini pemerintah ikut campur tangan dalam kegiatan koperasi. Campur tangan pemerintah ini menyebabkan hilangnya otonomi koperasi. Menurut aliran sosialis, koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif dan efisien untuk mensejahterakan masyarakat. Selain itu juga sebagai alat menyatukan rakyat dengan organisasi koperasi. Aliran ini dapat dijumpai di Negara Eropa Timur dan rusia.

3.      Aliran Persemakmuran

            Menurut aliran ini, koperas berperan untuk mencapai kemakmuran masyarakat yang adil dan merata dimana koperasi memegang peranan uang utama dalam struktur perekonomian masyarakat. Dalam harian KOMPAS yang berjudul “Kemakmuran Masyarakat Berasaskan Koperasi” E.D. Damanik membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian Negara, yaitu :

·         Cooperative Commonwealth School

·         School of Modified Capitalism

·         The Socialist School

·         Cooperative Sector School

 

D.    Sejarah Koperasi

Sejarah Lahirnya Koperasi :

a.       1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. Tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit.

b.      1862 Dibentuk Pusat Koperasi Pembelian “The Cooperative Whole Sale Society (CWS)”.

c.        1818 – 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen.

d.       1808 – 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze.

e.        1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional yang banyak digerakan di Negara-negara dunia.

 

 

Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia :

a.       1895 di Leuwiliang didirikan pertama kalai koperasi di Indonesia (Sukoco, “Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”).

b.      1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boeke sebagai Adviseur voor Volks-credietwezen.

c.       12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi seJawa yang pertama di Tasikmalaya.

d.      1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 Tentang Penyaluran Bahan Pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya.

e.       1961, diselenggarakaan musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan prinsip demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin.

 

BAB III

PENUTUP

1.          Kesimpulan

            Koperasi merupakan  organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi  maupun perusahaan koperasi. Modal koperasi di dapatkan dari modal sendiri maupun modal pinjaman. Dengan adanya koperasi, kesejahteraan rakyat akan meningkat. Lambang koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia.

            Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dengan demikian menjadikan koperasi sebagai badan usaha yang cukup strategis bagi anggotanya dalam mencapai tujuan-tujuan ekonomis yang pada gilirannya berdampak kepada masyarakat secara luas.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

https://arievaldo.wordpress.com/2011/10/03/konsep-aliran-dan-sejarah-koperasi/

http://fajarprabowo17.blogspot.com/2014/09/makalah-konsep-dan-aliran-koperasi.html

http://ainulmwddh.blogspot.com/2014/09/ekonomi-koperasi.html

http://ahim.staff.gunadarma.ac.id/

 

Kamis, 14 Maret 2019

BEST SONG EVER!!!

Posted by Yusuf on 09.52


Image result for love music
sumber : google image

Hello whatsupp guysss... welcome back to my blog, this moment i would like to share my five favorite songs with reason why i like this songs. Lets go we started.

1.     "Don't Worry, Be Happy"
(Bobby McFerrin)

Here's a little song I wrote
You might want to sing it note for note
Don't worry, be happy
In every life we have some trouble
When you worry you make it double
Don't worry, be happy
Don't worry, be happy now
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Don't worry, be happy)
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Don't worry, be happy)
Ain't got no place to lay your head
Somebody came and took your bed
Don't worry, be happy
The land lord say your rent is late
He may have to litigate
Don't worry, be happy
(Look at me I'm happy)
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be Happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Here I give you my phone number
When you worry call me, I make you happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Ain't got no cash, ain't got no style
Ain't got no gal to make you smile
But don't worry, be happy
'Cause when you worry your face will frown
And that will bring everybody down
So don't worry, be happy
Don't worry, be happy now
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don't worry, be happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don't worry, be happy
Now there, is this song I wrote
I hope you learned it note for note
Like good little children
Don't worry, be happy
Listen to what I say
In your life expect some trouble
When you worry you make it double
Don't worry, be happy, be happy now
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don't worry, be happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don't worry, be happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry, don't worry, don't do it, be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Put a smile on your face, don't bring everybody down)
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don't worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(It will soon pass, whatever it is)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don't worry, be happy
Ooh oo-ooh oo-ooh
I'm not worried, I'm happy

Reason i like this song:
Because when my life makes some trouble, this song makes me feel happy anytime hahaha

2.     "Forever young"
(John De Shon)

Reason i like this song:
Because this song makes me remember when we were kids, That we saw magic in the little things. We used to look at the sky as the clouds rolling by. And imagine that we were kings

3.     "A Million Dreams"
(from "The Greatest Showman" soundtrack)

Reason i like this song:
Because this song make me feel a vision of the one i see. That is a million dreams for the world we’re gonna make.

4.     "I Remember U"
(Cartoon feat. Jüri Pootsmann)

Reason i like this song:
 Because this song makes me remember someone who gave me spirit, make me stonger, and how we felt alive.

5.     "Let The Games Begin"
(AJR)

Reason i like this song:
Because this song has an amazing video. That video makes me feel blessed and excited to live my life.

Minggu, 02 Desember 2018

FAKTOR DAN CARA MENGATASI KEGELISAHAN

Posted by Yusuf on 07.34


Image result for kegelisahaan
                                           sumber : google image


Faktor Penyebab Kegelisahan
Bukan merupakan sebuah kepastian bahwa akar penyebab kegelisahan selalu bermula dari faktor keluarga atau metode pendidikan yang diterapkan oleh kedua orang tua. Bahkan, terkadang ia muncul dari diri penderita sendiri dan itu merupakan faktor sangat dominan dan berpengaruh dalam semua aspek keberadaan manusia sampai akhir   hayatnya. Faktor penyebab kegelisahan antara lain:

A. Dari Dalam
Faktor kegelisan dari dalam diri seseorang antara lain:
1. Cinta Diri
Kecintaan seseorang terhadap dirinya merupakan hal yang wajar, namun sebagian orang telah berlebihan dalam mempertahankan cinta tersebut, sehingga terbebani dengan berbagai macam penderitaan dan rasa sakit. Dalam pembahasan ini, yang dimaksud cinta diri adalah kecintaan melampaui batas, perhatian berlebihan terhadap diri sendiri, dan sangat sensitif terhadap segala hal yang berkaitan dengan itu, sehingga ia tidak mendapati musibah yang lebih parah dari penyakit tersebut. Ya perhatian yang berlebihan terhadap diri akan menyebabkan munculnya keinginan buruk dalam diri seseorang, seperti ingin meraih kecintaan dari semua manusia, mengharapkan kehadiran mereka dengan patuh dan mau melaksanakan perintahnya secara keseluruhan demi memperoleh  kerelaannya.

2. Lalai dalam Mengingat Allah
Dalam beberapa hadits dan riwayat Shahih disebutkan bahwa was-was dalam keadaan tertentu akan muncul sebagai akibat kelalaian seseorang dalam mengingat Allah, berpaling dari (mencari) hikmah-Nya, dan mengentengkan perintah dan larangan-Nya. Terkadang was-was juga akan muncul dari setan yang telah mengguncangkan jiwanya. Ya, orang yang hatinya bersih dan yakin kepada Allah tidak akan terkena penyakit ini, kecuali bila menderita cacat atau penyakit tertentu. Dari sudut pandang agama, mengingat Allah ibarat benteng kuat dan baju besi yang melindungi manusia dari berbagai macam bahaya, seperti penyakit kejiwaan. Sebagaimana, kita juga dapat menjadikannya sebagai pijakan dalam proses pengobatannya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa was-was bisa muncul sebagai akibat perbuatan haram dan mungkar, sebaliknya mencari perlindungan Allah dapat mencegah seseorang dari dampak negatifnya.

3. Gejolak Hati
Terkadang was-was muncul dalam keadaan tertentu lantaran kegalauan hati yang sangat keras akan hal-hal yang spele dan remeh. Ketika ia tidak mendapatkan sesuatu yang dapat menyibukkan dirinya, ia akan memikirkan problem dan khayalan sia-sia, sehingga sering kali hal itu menyeretnya kedalam kubangan was-was. Karena itu, ketika seorang anak kecil megotori badannya, maka ia akan segera melawan guncangan jiwa lantaran takut akan hukuman ibunya dengan cara mencuci kotoran tersebut berulang kali. Dan, pengulangan itu memberikan kemungkinan bagi muncul dan tertanamnya pemikiran yang bersifat was-was tersebut. Sebagian orang berkeyakinan bahwa pemikiran yang disertai perasaan was-was sebenarnya merupakan sejenis kegelisahan yang timbul dari penyakit kejiwaan yang dapat disembuhkan dengan mudah

4. Rasa Takut dan Malu
Mungkin, sifat malu merupakan salah satu diantara faktor penyebab was-was, sebab seorang pemalu adalah orang yang takut berdiam diri dan inilah yang mengharuskan kita membahas tentang sebab-sebabnya pada anak-anak. Karena itu, mereka yang pada masa kecilnya telah mendapatkan pelecehan dan perlakuan keras, pada masa dewasanya tidak akan mampu menghadapi problem yang sangat besar dan menyelesaikannya secara benar. Ini menunjukkan bahwa seorang pemalu akan berusaha dengan berbagai macam cara untuk melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi bahan penilaian dan cemoohan orang lain. Inilah yang mendorongnya melakukan pekerjaan secara berulang agar dapat menyelesaikannya sebaik mungkin, yang pada akhirnya menjerumuskannya kedalam was-was.

5. Tidak Merasa Aman
Dalam keadaan tertentu, perasaan tidak aman merupakan faktor penyebab terjadinya was-was. Dengan kata lain, sebagian orang akan menderita was-was lantaran dirinya merasakan tidak adanya keamanan. Terkadang, perasaan semacam ini merupakan akibat dari lemahnya kepribadian dan tidak adanya kemampuan dalam mengendalikan   diri. Tidak diragukan lagi bahwa benturan kejiwaan yang datang secara tiba-tiba pada diri seseorang akan mendorong munculnya perasaan tidak aman dalam diri , yang kemudian akan menyebabkan tertimpa was-was. Sebagaimana, tekanan jiwa akan menghilangkan perasaan aman dalam pikiran seseorang. Ini juga merupakan penyebab lemahnya kepribadian dan menjadikannya sebagai sasaran empuk bagi penyakit was-was.

6. Jiwa yang Lemah
Kelemahan jiwa dalam diri seseorang dapat mencapai suatu taraf dimana ia sendiri kehilangan kekuatan untuk mengendalikannya, sehingga kita mendapatinya dengan terpaksa menyerah dihadapan kejadian-kejadian yang dialaminya. Ketika ia menampakkan keinginan agar seluruh pekerjaannya sebanding dengan orang yang lebih utama darinya, maka perasaan ini akan berubah kedalam bentuk perasaan lemah.

7. Masalah

8. Deadline

9. Masa depan tidak pasti

10. Kehilangan seseorang

11. Di PHK

12. Berpisah dengan pasangan (bercerai)

13. Hutang, DLL

B.   Kemasyarakatan
Terkadang, dalam beberapa keadaan, was-was diakibatkan oleh faktor sosial dimana kita dapat melihat sebagian gejalanya ketika seseorang melakukan suatu perbuatan yang sama dengan orang lain dan selalu mengikutinya. Namun kasus ini berbeda dengan dimana anak-anak mewarisinya dari ayah atau ibunya. Dengan kata lain, mengikuti perilaku orang lain dan taklid terhadap kelakuan mereka yang salah serta berteman dengan segala penderita penyakit tersebut akan menyebabkan terjadinya kontradiksi yang dibencinya dan membantu proses transfer penyakit tersebut dari satu orang kepada orang lain.

Cara Mengatasi Kegelisahan
Cara yang digunakan dalam mengatasi kegelisahan:
1. Dengan memerlukan sedikit pemikiran yaitu, pertama kita menanyakan pada diri kita sendiri (instropeksi),akibat yang paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi,mengapa hal itu terjadi,apa penyebabnya dan sebagainya.

2. Kita bersedia menerima sesuatu yang terjadi pada diri kita dengan rasa tabah dan senang hati niscaya kecemasan tersebut akan sirna dari jiwa kita. Bersamaan berjalannya waktu kita dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya kecemasan tersebut dalam jiwa  kita.

3. Berdoa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh sabar,tabah,senang dan ikhlas sehingga Ia mau mengabulkan permohonan kita dari perasaan kecemasan ini,sebab Tuhan adalah yang paling Maha Pemurah,Maha Pengampun,Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi umatnya yang mau berdoa dan memohon kepadaNya

4. Dzikir

5. Sholat

6. Mengaji

7. Curhat

8. Tidur / Beristirahat

9. Berolahraga

10. Bernyanyi

11. Rekreasi

12. Makan

13. Bersedekah

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site